3 Fakta Panglima Burung Dayak

Ditanah Borneo, suku dayak adalah yang paling dihormati. Way, jumawa, karismatik, dan mistis membuat salah satu tertua di Indonesia jiga sangat ditakuti. Satu hal lagi yang membuat suku dayak semakin dihormati, karena keberadaan tokoh peting mereka sering disebut panglima burung yang paling dihormati oleh suku dayak. Dia adalah pahlawan yang akan membantu orang-orang dayak mengatasi masalah pelik yang parah. Ketika panglima burung muncul, maka dipastikan itu sebesar apa pun akan dapat diselesaikan. Beriut ini adalah 3 fakta panglima burung dayak.

  1. Baik Tapi Kejam Disaat Marah

Panglima burung dikatakan sebagai representasi dari dayak. Dia sangat baik dan ramah serta menghargai alam. Panglima burung juga tenang, sabar, dan tidak suka peperangan. Namun dibalik itu semua, ketika panglima burung sedang terancam dan marah, dia sangat kejam dan tak segan-segan untuk membunuh siapa saja. Dia tak akan memberi ampun sedikitpun, sudah pasti kepala musuhnya akan terpenggal.

  1. Ritual Mangkok Merah

Panglima burung tida akan muncul jika tidak ada hal penting terjadi. Tapi, untuk membujuk dia untuk datang, suku dayak selalu mengadakan ritual mangkok merah. Ritual ini dilaukan dengan mengumpulkan benda-benda khusus dan berfilsafat tinggi oleh orang dayak, seperti bulu ayam, jerami daun, tali simpul, dan sebagainya.

  1. Kesaktian Panglima Burung

Banyak cerita yang beredar dari masyarakat dayak tentang kesaktian panglima burung. Konon panglima burung kebal terhadap senjata.